BERITA PERKIM
26 July 2010

Penyerapan rumah segmen atas turun

JAKARTA: Tingkat penyerapan hunian perumahan dengan harga di atas Rp250 juta di wilayah Jabodetabek pada semester I/2010 rata-rata sebesar 175,1 unit/bulan, turun 3,6% dibandingkan semester II/2009 yang mencapai 181,8 unit/ bulan.

Berdasarkan riset lembaga survei properti Cushman & Wakefield Indonesia, melemahnya penyerapan hunian ini dipicu penurunan tingkat penjualan perumahan di kawasan Depok, Bogor dan Bekasi.

Associate Director Cusman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo mengungkapkan survei perumahan yang dilakukan mencakup pasar rumah yang dibangun pengembang di atas lahan minimal seluas 50 ha dan masih aktif di pasar hunian utama (primary market).

"Kalau rumah-rumah yang sudah dibeli, lalu di jual kembali tidak termasuk yang kami survei," ujarnya, pekan lalu.

Meski penyerapannya turun, nilai penjualan perumahan di wilayah Jabodetabek ini tercatat sebesar Rp106,7 miliar/bulan atau naik 10,1% dibandingkan dengan semester kedua tahun lalu senilai Rp96,8 miliar/bulan.

Kenaikan ini, menurut Arief sejalan kebijakan pengembang yang mulai menaikkan harga rumah dan seiring membaiknya pasar properti awal tahun ini.

Paling aktif

Permintaan rumah segmen atas terlihat paling aktif di Tangerang dan Jakarta dengan harga penawaran mulai Rp1 miliar, sementara permintaan rumah menengah paling kuat berada di wilayah Bekasi dengan harga yang ditawarkan kurang Rp750 juta.

"Unit yang paling diminati berada di kisaran harga Rp1 miliar untuk Jakarta, kemudian di Tangerang harga Rp600 juta-Rp700 juta," imbuhnya.

Adapun wilayah Bekasi harga rumah yang diburu konsumen ditawarkan sekitar Rp500 juta, sedangkan Bogor harga paling mahal sekitar Rp250 juta.

Secara umum, tingkat hunian perumahan di Jabodetabek semester pertama tahun ini mencapai 78,5% dengan jumlah pasokan pada semester ini mencapai 5.574 unit.

Jumlah pasokan hunian, baik yang sudah terserap pasar maupun belum terserap seluruhnya sebanyak 238.715 unit.

Dalam laporan propertinya, Arief Rahardjo melihat terjadinya gejala perubahan cara pembayaran perumahan realestat oleh konsumen. (09)

Bisnis Indonesia - 26 Juli 2010
   
 
Direktorat Permukiman dan Perumahan BAPPENAS
Jl. Taman Suropati No.2 Jakarta Telp. 021-3926186, 021-3927511 Fax. 021-3149641
email: perkim@bappenas.go.id